Budaya Bangsa Merupakan Pondasi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

JavaMagazine (Magelang) - Kepedulian terhadap wong cilik menghantarkan Sardjiman, SPd ke kursi pencalonan legislatif DPRD Kabupaten Magelang.  

“Saya berasal dari wong cilik dan bagian dari mereka,” ungkap Sardjiman di sela-sela acara Forum Silaturahmi yang membahas tentang Pemilu 2014 di Sawangan, (28/11).

Kedekatan Sardjiman dengan masyarakat bawah dan perhatiannya kepada mereka, membuat banyak anggota masyarakat yang mendukungnya. Mulai dari pedagang sayur yang tegabung dalam Paguyuban Pedagang Sayur, seniman-seniman yang tergabung dalam Grup Kesenian Tradisional, seperti ketoprak, jatilan, karawitan, dll. Termasuk dalam kelompok-kelompok Penghayat Kepercayaan di Magelang, Sardjiman juga selalu dekat dengan mereka. “Semua harus diberi tempat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, “katanya.

Menurutnya, bangsa ini tidak bisa serta merta meninggalkan sejarah dan budaya, kearifan budaya bangsa merupakan pondasi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara dan merupakan jati diri bangsa. Sejarah telah membuktikan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar dimana kita pernah mencapai jaman keemasan dan sangat disegani oleh bangsa-bangsa lain dari manca Negara.

Kearifan budaya bangsa ini telah menghasilkan apa yang dikenal dengan Empat Pilar Kebangsaan yang merupakan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara yang merupakan simpul jati diri bangsa. 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI) adalah bagian besar dari sejarah dan kita tidak bisa meninggalkannya.

Mempunyai kepribadian low profil, Sardjiman selalu merendah bila berbincang dan berada di tengah masyarakat meski pengalamannya cukup banyak, dari seorang pendidik hingga pernah dipercaya sebagai Kepala Desa di Bateh, Candimulyo, belum lagi dalam aktifitas di bidang sosial kemasyarakatan lainnya, termasuk seni dan budaya. Baginnya semua itu adalah pengabdian, sehingga ia selalu menyatakan bahwa semua predikat yang disandangnya sebagai pelayan masyarakat. “Itu merupakan amanah  dan saya melayani masyarakat, “tegasnya.

Pada akhir perbincangan di forum itu, Sardjiman mengingatkan semua masyarakat untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan, dimana hal itu merupakan misi dalam perjuangannya untuk menduduki kursi legislatif yang dicalonkan dari Partai bergambar Pohon Beringin dengan Nomor Urut 5.

Sementara itu, masyarakat sangat berharap Sardjiman dapat terpilih dan menjabat sebagai legislatif, karena menurut mereka profil seperti Sardjiman benar-benar pantas duduk di kursi Dewan, sebagai representasi mewakili masyarakat yang sebenarnya dan bisa membawa aspirasi mereka. (L30syarakat yang sebenarnya dan bisa membawa aspirasi mereka. (L30)

0 komentar:

Posting Komentar

Pilih Permata Yang Anda Sukai !

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Java Magazine