Tampilkan postingan dengan label Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alam. Tampilkan semua postingan

Pantai Pulau Bangka Nan Menawan

JavaMagazine (Bangka) - Dari semua pantai yang ada di Pulau Bangka, adalah Sungailiat yang memiliki koleksi pantai terbanyak dengan pemandangan yang mungkin saja belum tentu dimiliki pantai lain di negeri ini. Salah satu pantai yang mesti dijelajahi di Sungailiat itu ialah Pantai Rambak.

Berlokasi tidak jauh dari pusat Kota Sungailiat, Pantai Rambak menawarkan hamparan pasir putih yang lebar. Di beberapa sudut pantai, menjulang beberapa batuan raksasa yang cocok dijadikan spot foto pagi hari. Sunrise begitu memesona di tempat ini bila disaksikan dari tepi pantainya. Pantulan cahaya pagi di balik pantai menghasilkan bentangan biru langit yang sempurna. Sebagai tampak depan batuan besar dapat Anda tunjukkan sebagai bahan cerita saat pulang.

Di tepi pantainya yang berumput dan pohon ketapang yang mulai rindang, berdirilah belasan shelter untuk berteduh dan juga tempat berjualan makanan dan minuman. Anda dapat duduk berteduh di bawahnya, walau dapat dipastikan debur ombak yang bersahabat akan lebih menarik bagi pengunjung.

Tanjung berbatu di tepi utara pun akan menarik perhatian, dan pastilah berdiri di atas batuannya membuat Anda berpikir lagi, dan lagi, “Bagaimana batu-batu besar ini bisa tiba di sini?” Bila berkunjung ke Sungailiat, singgahlah di Pantai Rambak di pagi hari. Bila memungkinkan, datang sebelum Matahari muncul di ufuk timur untuk menorehkan kenangan kunjungan Anda di Sungailiat.

Abadikan Pantai Dengan Fotografi
Bawalah kamera Anda bila datang ke Pulau Bangka dan Belitung. Bertandang ke Pantai Rambak bukanlah pengecualian bila Anda memang tertarik dengan foto-foto pantai di kedua pulau ini yang sangat fenomenal. Banyak fotografer mengabadikan panorama pantai di kedua pulau ini dalam keadaan yang sempurna pada bulan-bulan tertentu. Anda akan sangat beruntung bila saat menyinggahi pantai-pantai tersebut dengan cuaca yang sempurna.

Pagi hari adalah waktu dimana Anda akan mendapatkan golden hour untuk mengabadikan cahaya Matahari yang warnanya indah memancar merah kekuningan. Langit dengan awan yang spektakuler di tempat ini juga pastinya akan mencengangkan pengunjungnya. Tidak perlu seorang fotografer handal untuk menangkap moment seperti sunrise di Pantai Rambak. Semua orang akan mendapatkan hasil yang tak jauh berbeda bila waktunya tepat.

Bila Anda suka jogging maka pantai ini pun cocok untuk memberikan Anda tantangan berlari di atas pasir putih yang halus. Sesekali, Anda dapat menaiki batu yang tinggi dan loncat dari batu ke batu untuk menguji stamina dan ketangkasan.

Pesona Pedesaan Suku Dayak di Pegunungan Meratus

Loksado - Indonesia TravelJavaMagazine (Banjarmasin) - Daerah terpencil di Kalimantan Selatan ini dikenal dengan nama Loksado, sebuah kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang menjadi rumah suku Dayak dimana mereka hidup lestari dengan lanskap alam yang megah. Menuju tempat ini maka Anda akan menjelajahi jantung pegunungan Meratus sekira dua setengah jam dari Banjarmasin, ibu kota Kalimantan Selatan. Berikutnya bersiaplah terhayut dalam  keindahan panorama hutan tropis yang dihiasi rentetan air terjun dan aliran sungai yang membelah lebat hutannya.  
 
Kawasan pegunungan Meratus sendiri merupakan rumah bagi suku asli Dayak Meratus yang tinggal di rumah-rumah tradisional atau dikenal dengan nama balai. Balai merupakan rumah tradisional suku dayak terdiri dari sepuluh ruangan berukuran 3 sampai 4 meter yang dapat menampung hingga 10 keluarga. Saat ini, setidaknya ada 43 balai dapat ditemukan di 9 desa di Loksado dan yang paling terkenal adalah Balai Hambawang Masam, Balai Adat Malaris, Balai Kacang Parang, dan Balai Haratai.  
 
Walaupun sudah banyak suku Dayak yang beralih tinggal di rumah modern namun demikian balai-balai ini masih digunakan untuk berbagai kegiatan terutama ritual kepercayaan adat. Sama seperti kebanyakan suku Dayak, Dayak Meratus menganut kepercayaan turun-temurun yaitu Kaharingan yang berarti “kehidupan”. Sistem kepercayaan ini meyakini konsep Dewa Agung yang menekankan keharmonisan antara manusia dan alam serta antara manusia dan Tuhan.
 
Suku Dayak Meratus mempraktekkan ritual Aruh Ganal yang dilakukan secara besar-besaran. Ada tiga tahapan dalam ritual ini, pertama, Aruh Basambu (behuma/menugal) setelah tanam padi atau sekitar bulan Februari. Kedua, Aruh Bawanang Halin yang dilakukan untuk merayakan musim panen pada Juni. Terakhir adalah Aruh Bawan Banih Hanlin yaitu kegiatan penutupan musim panen pada September. Ritual Aruh Ganal dapat ditemui di beberapa desa seperti di Desa Haratai, Desa Muara Ulang, Desa Lahung, dan lainnya.
 
Kebudayaan suku Dayak sama menariknya dengan kemegahan alam Pegunungan Meratus itu sendiri. Pemandangan lanskap yang subur dihiasi rangkaian air terjun, yaitu: Air terjun Haratai, Ari terjun Riam Hanai, Air Terjun Kilat Api, Air Terjun  Rampah Menjagan, Air terjun Pemandian Anggang, dan Air terjun Tinggiran Hayam. 
 
Di Pegunungan Meratus juga terdapat Sumber Air Panas Tanuhi dimana Anda bisa menikmati air panas segar langsung dari alam. Hutan tropisnya sendiri memiliki flora mengagumkan diantaranya kantong semar (Nepenthes distillatoria) dan anggrek meratus (Dendrobium hepaticum). 
 
Salah satu keindahan di Loksado yang tidak boleh terlewatkan adalah Sungai Amandit yang mengalir melewati jantung hutan Pegunungan Meratus. Sungai yang memiliki air jernih dan segar ini dihiasi bebatuan, anak sungai dan jembatan tradisional. Untuk melengkapi semua keindahan ini, menaiki rakit bambu dan menelusuri sepanjang aliran sungai akan memberikan sensai tersendiri.

Dengan begitu banyak desa tradisional suku Dayak Meratus, Loksado merupakan tempat sempurna untuk mengamati dan menikmati kebudayaan lokal suku asli Borneo ini. Di sini Anda dapat melihat bagaimana mereka masih teguh melestarikan kearifan budaya lokal. Pegunungan Meratus juga merupakan lokasi sempurna bagi mereka yang ingin menikmati trekking untuk menemukan keindahan tersembunyi.

Misteri Fenomena Halo Matahari Lonjong

Masih jadi misteri, fenomena halo matahari lonjongJavaMagazine - Fenomena munculnya halo matahari atau lingkaran cahaya bundar disekitar matahari mungkin sudah jamak terlihat di Indonesia dan beberapa belahan bumi lain. Tetapi, sebuah fenomena halo matahari langka sampai saat masih menjadi topik berdebatan para peneliti.

Halo matahari biasa yang kerap terjadi sering disebabkan oleh keberadaan kristal es dengan bentuk-bentuk tertentu yang mengambang di lapisan atmosfer bumi. Namun, pada beberapa kasus halo matahari dapat melebar dan berubah bentuk menjadi lonjong.



Halo matahari berbentuk lonjong ini disebut dengan 'cincin Bottlinger'. Hanya beberapa orang yang kebetulan tengah melakukan perjalanan dengan pesawat terbang saja yang bisa melihat kemunculan cincin Bottlinger dengan jelas. Bahkan, kemunculan mereka hanya terjadi dalam beberapa detik saja.

Sampai saat ini belum ada yang bisa menjelaskan mengapa fenomena optik ini bisa terjadi dengan jelas. Salah satu teori yang paling dipercaya adalah adanya pengaruh bentuk kristal penyusun awan yang kemudian memendarkan cahaya matahari menyerupai lingkaran cahaya oval.

Kristal-kristal penyusun awan tersebut diyakini berbentuk heksagonal dengan kemiringan sisi mulai dari 1-3 derajat. Suhu yang diperlukan untuk membuat kristal-kristal tersebut dapat menghasilkan cincin Bottlinger dinyatakan harus pas minus 15 derajat Celsius.
Sayangnya menurut io9, meski telah merekayasa bentuk kristal-kristal penyusun cincin Bottlinger, hasil lingkaran halo matahari yang mereka buat tidak bisa menghasilkan cahaya lonjong sama dengan foto-foto penampakan cincin Bottlinger. Oleh sebab itu, cincin Bottlinger masih menjadi salah satu misteri optik utama yang belum bisa diungkap oleh peneliti.

Objek Wisata Jawa Timur

JavaMagazine (Jawa Timur) - Berikut di bawah ini adalah Informasi Objek Wisata Jawa Timur Paling Favorit untuk Anda yang hobby traveling ke kawasan Jawa Timur.
1. Jatim Park Batu
Jatim Park Batu
Jatim Park adalah sebuah tempat rekreasi dan taman belajar yang terdapat di Kota Batu, Jawa Timur. Obyek wisata ini berada sekitar 20 km barat Kota Malang, dan kini menjadi salah satu icon wisata Jawa Timur. Obyek wisata ini memiliki 36 wahana, diantaranya kolam renang raksasa (dengan latar belakang patung Ken Dedes, Ken Arok, dan Mpu Gandring), spinning coaster, dan drop zone. Wahana pendidikan yang menjadi pusat perhatian diantaranya adalah Volcano dan Galeri Nusantara yang juga terdapat tanaman agro, diirama binatang langka, dan miniatur candi-candi.

Sedikit berbeda dengan Jatim park 1 yang lebih ditujukan sebagai taman bermain dan hiburan, Jatim park 2 lebih menunjukan tempat belajar selain tempat bermain. Jatim park 2 mengusung konsep belajar ilmu alam, biologi dan pembelajaran satwa yang disajikan dengan latar belakang sesuai habitatnya. Jawa Timur Park 2 dibangun di wilayah Oro-Oro Ombo Kota Batu. Jatim park 2 terdiri dari Museum Satwa, Batu Secret Zoo dan Pohon Inn Hotel.
  
2. Pantai Balekambang Malang

Pantai Balekambang Malang
Pantai Balekambang merupakan salah satu tempat wisata di Malang. Pantai Balai Kambang masuk wilayah Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang, Malang Selatan/Bantur. Dengan kondisi alam yang bersih, Balaikambang sesuai untuk tempat wisata keluarga. Di sini pun ada dua pulau karang kecil, salah satunya Pulau Ismaya yang memiliki pura. Terkadang, di tempat ini juga dipergunakan ritual agama Hindu atau Budha, misalnya pada hari raya Nyepi. Bila perjalanan dari Kota Malang, anda akan melewati beberapa perkampungan kecil dan hutan kecil serta hamparan sawah di kiri kanan sepanjang perjalanan menuju ke lokasi.

3. Pantai Goa Cina Malang
Pantai Goa Cina Malang
Terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Lokasi ini berjarak 60 km ke arah selatan dari kota Malang. Kurang lebih 2 jam perjalanan. Pantai Goa Cina merupakan salah satu pantai yang ada di deretan Laut Selatan. Berdekatan dengan Pantai Bajul Mati.Garis pantai Goa Cina cukup beragam, ada yang berpasir putih, ada yang karang dangkal dan ada pula yang curam. Konon ceritanya, pantai ini ditemukan pertama kali oleh pertapa China pada tahun 1950 . Oleh karena itu dinamakan Pantai Goa Cina. Karena disalah satu tebing terdapat sebuah gua. Cukup menarik, sebuah gua di dalam bukit karang, dengan ukiran stalagtit-stalagtit kecil di atapnya dan meneteskan air.

4. Wisata Goa Maharani Lamongan
Wisata Goa Maharani Lamongan
Istana Maharani atau yang akrab disebut Goa Maharani ini berada di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa timur. Letaknya tidak jauh dari tempat rekreasi keluarga Wisata Bahari Lamongan (WBL)atau Tanjung Kodok. Goa Maharani ini pertama kali ditemukan pada tahun 1992 oleh 6 orang penggali tanah yang dipimpin oleh Sunyoto, sang mandor. Malam sebelum ditemukan, istri sang mandor bermimpi melihat cahaya bunga­-bunga yang sangat indah penuh warna-warni yang dijaga oleh 2 ekor naga raksasa bermahkota.

5. Pemandian Cangar Pujon
Pemandian Cangar Pujon
Pemandian Air Panas Cangar ini merupakan sebuah pemandian air panas alami yang terkenal di daerah Malang Raya. Setiap harinya Pemandian Air Panas Cangar tidak sepi sepi nya didatangi oleh wisatawan Domestik maupun Mancanegara. Cangar sendiri merupakan sebuah nama dusun sekaligus pemandian air panas yang terletak di kelurahan Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu. Para Wisatawan yang datang akan benar-benar dibuat kerasan berlama-lama berada di kolam wisata Pemandian Air Panas Cangar ini . Wisatawan bisa berendam hingga berjam-jam di kolam air hangat dengan pemandangan hutan dan kicauan burung yang semakin membuat suasana disekitar Anda terasa nyaman dan berkesan. Untuk tiket masuknya sendiri dikenakan biaya sekitar Rp. 6000/orang, itupun berlaku untuk weekend dan hari biasa.Hanya dengan berbekal tiket yang tidak merogok kantong Anda, Anda sudah dapat menikmati semua potensi wisata di kawasan ini. Terutama Pemandian Air Panas Cangar nya sendiri yang terkenal dapat berkasiat untuk kulit tubuh, selain itu terdapat wisata alam serta wisata peninggalan sejarah bagi para Wisatawan yang tidak ingin berendam. Selama berada di kawasan Cangar Batu, Anda tidak perlu kaget ketika aneka satwa hutan seperti monyet, lutung, serta beraneka macam burung yang hidup bebas di sekitar. Aksi para monyet yang berada di sekitar Anda justru menjadi hiburan pelengkap berwisata Anda selama berada di Pemandian Air Panas Cangar.

6. Pantai Sendang Biru & Pulau Sempu Malang
Pantai Sendang Biru & Pulau Sempu Malang
Pantai Sendangbiru terletak di Koordinat 8° 26' 6.5335” S dan 112° 40' 53.602” E adalah pantai wisata di kabupaten malang yang sering di kunjungi oleh para wisatawan baik lokal maupun mancanegara, terus apa yang membuat mereka begitu tertarik untuk datang ke pantai ini??? di pantai sendangbiru ada beberapa hal yang mungkin tidak bisa diperoleh dari pantai-pantai lain di malang selatan. Pantai sendangbiru ini memiliki Pulau sempu yang masih alami, para wisatawan bisa melakukan berbagai aktivitas di Pulau ini mulai dari berkemah, bermain pasir, dan membakar ikan. ada lagi bagi para wisatawan yang ingin lebih menantang dan suka berpetualang, yaitu telaga air tawar yang berada di dalam Pulau Sempu untuk mencapai kesana hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki kurang lebih sekitar 2 jam perjalanan. yang juga harus di kunjungi adalah Segara anakan.Segara anakan terletak di koordinat 8°27’20.3454” S dan 112°41’27.2818” E adalah Sebuah danau air asin yang terletak di dalam Pulau Sempu sisi sebelah selatan, sehingga untuk mencapai danau tersebut harus menyewa perahu dengan harga sekitar 10-20 US$ atau sekitar 100-200 ribu rupiah. karena tempatnya yang tidak bisa dijangkau dari bibir pulau, jadi masih harus dilanjutkan dengan berjalan kaki kurang lebih sekitar 2 jam.

7. Pantai Bajul Mati Malang
Pantai Bajul Mati Malang
Pantai Bajul Mati belum terlalu dikenal oleh wisatawan. Pantai yang berada di sebelah selatan Kota Malang ini memberikan pemandangan yang cantik. Apalagi jika dibalut dengan cahaya senja, keindahannya menjadi semakin sempurna.Sebagai kota wisata, Malang menawarkan banyak tempat sebagai tujuan wisata untuk menghabiskan masa liburan bersama sanak saudara. Selain tempat wisata yang bertema agrowisata, Kota Malang ternyata juga memiliki keindahan pantai yang terletak di sebelah selatan kota. Pantai-pantai ini belum banyak dikunjungi oleh para wisatawan, salah satunya adalah pantai Bajul Mati.

8. Pasir Putih Situbondo
Pasir Putih Situbondo
Pantai Pasir Putih merupakan pantai yang begitu tersohor di Jawa Timur, dan terletak di kecamatan Bungatan, Situbondo, bisa ditempuh dalam 5 jam perjalanan dari Surabaya. Karena terletak di wilayah yang strategis , yaitu di pinggiran jalan utama Surabaya - Banyuwangi, dimana para wisatawan yang akan pergi ke Bali lewat jalur darat atau yang menuju ke Gunung Bromo dari Banyuwangi bisa singgah untuk mengunjungi pantai Pasir putih ini. Di obyek wisata ini, pengunjung bisa menikmati pantai yang ramai dikunjungi hampir setiap hari libur dan akhir pekan, selain itu pantai ini bisa digunakan untuk menyelam dan berperahu karena memiliki ombak yang tenang dan memilki terumbu karang yang bagus di selami.

9. Pantai Ngliyep Malang
Pantai Ngliyep Malang
Pantai Ngliyep berada di tepi Samudera Indonesia, tepatnya di desa Kedungsalam kecamatan Donomulyo, 62 km dari arah selatan kota Malang. Pantai Ngliyep adalah pantai dengan keindahan alam yang masih natural dengan perpaduan tebing-tebing yang curam dan hutan lindung di sekeliling pantai. Pasir putihnya yang masih alami dan ombak yang serasa bermain di sela-sela tebing membuat pantai Ngliyep layak untuk dikunjungi. Kondisi pantai yang masih terbilang sepi menjadikan pantai ini masih perawan dan nyaman untuk bermain-main disela ombak dan pasir putih. Setiap tahun, di bulan Jawa tepatnya bulan Maulud, pantai Ngliyep akan lebih ramai dari biasanya karena digelar acara ritual bertajuk Upacara Labuhan yang di gelar tanggal 15 Maulud. Upacara Labuhan adalah bentuk upacara pengorbanan, dimana kepala hewan ternak seperti kambing atau sapi akan dikorbankan kedalam laut sebagai sesaji.

10. Pantai Kondang Iwak
Pantai Kondang Iwak
Mungkin sedikit asing di telinga agan-agan mendengar nama pantai Kondang Iwak atau jika di sebutkan dalam bahasa indonesia berarti Kondang – Terkenal dan Iwak – Ikan. Bisa di artikan sebagai pantai yang terkenal akan ikannya, pantai ini merupakan salah satu resor pantai di bagian Selatan Kabupaten Malang, yang memiliki sungai kecil dan besar tidak melewati pantai. Sehingga memiliki kesan yang baik dan khusus untuk pengunjung dengan mengamati dan memancing ikan-ikan yang renang di sungai. Pantai Kondang Iwak adalah pantai dengan pasir hitam yang luas, pantai ini jarang dikunjungi oleh wisatawan asing karena akses jalan yang masih sulit. Tetapi agan tetap bisa berwisata ke pantai ini dengan nyaman, pantai kondang iwak juga memiliki karakter ombak yang lumayan besar. Untuk mencapai Kondang Iwak,agan-agan bisa menggunakan transportasi umum atau angkutan umum “mikrolet” dengan rute sebagai berikut : Gadang – Kepanjen – Sumbermanjing Kulon (Cross jalan) Donomulyo dan jalan-jalan sekitar 2 km ke pantai. Waktu tempuh dari Kota Malang kurang lebih 2.30 jam melalui medan yang cukup menarik bagi yang suka remote area.
Dan tiket masuk ke pantai ini masih gratis alias tidak ada yang mengolahnya, sayangnya pantai ini masih sepi pengunjungnya karena masih tidak ada yang tau tempatnya, tapi kalau udah disana pasti agan tabjuk akan keindahannya, pasti kagak nyesel deh , dulu ane pernah kesana, rombongan ama teman2 , dan aneh nya lagi ternyata hanya rombongan ane saja yang ada di pantai itu
nah ini ada beberapa penampakan Foto pantainya

11. Paralayang Pujon Batu
Paralayang Pujon Batu
Kota Wisata Batu tidak hanya menjanjikan keindahan dan kemewahaan pemandangan alam tetapi juga menjadi salah satu jujungan para paraglider atau pecinta olah raga paragliding (paralayang). Para pecinta olah raga yang cukup memompa adrenalin itu memulai kegiatannya dari atas Gunung Banyak. Kawasan Gunung Banyak sebenarnya sudah cukup lama dikenal sebagai kawasan yang indah untuk olahraga dirgantara ini. Namun, secara resmi penggunaan kawasan tersebut sebagai kawasan paralayang pada 20 juni 2000 lalu. Saat itulah kawasan Gunung Banyak ini diresmikan menjadi wahana wisata dirgantara.
Jika agan ingin bisa meluncur dan merasakan sensasi terbang menggunakan jasa paralayang ini bisa berkunjung ke Jl. Arumdalu 20 Songgoriti. Dengan berbagai jasa yang di tawarkan dari pelatihan dasar sampai kita bisa menggunakannya dengan terbang sendiri tanpa bantuan pendamping untuk memulai olahraga paralayang ini. Bisa kita dapatkan paket jasa paralayang kisaran harga dari 350.000 sampai dengan paket lengkap dengan biaya 600.000.
bebrapa penampakan saat melayang dan malam hari gan

12. Gunung Bromo
Gunung Bromo Objek Wisata Jawa Timur Paling Favorit Traveler
Yak pasti agan tidak asing saat mendengar Gunung Bromo ini, Gunung ini banyak di minati oleh wisatawan, bahkan sampe wisatawan mancanegara, kalo agan mau kesana menggunakan motor, jangan menggunakan motor Ma*ic, karena kagak kuat nanti kalau mau naik kegunungnya , soalnya ane udah pengalaman gan , menurut ane lebih enak menggunakan sepeda teril atau KLX , tiket masuknya sih murah , tergantung agan naiknya lewat mana, kalau lewat Probolinggo tiket masuknya sekitar Rp 6.000, selain itu juga enak gan kalau lewat probolinggo , bisa langsung turun ke pasirnya . Kalau lewat pasuruan tiket masuknya sekitar Rp 12.000 (Orang + sepeda), tapi kalau lewat sini itu cuman bisa liat pemandangannya lewat pure aja, ditambah lagi parkir di pure nya Rp 4000 gan , bisa sih turun langsung ke pasirnya , tapi agan harus muter dulu :nngacir: , nah kalau lewat tumpang ane kagak tau gan , soalnya belum pernah lewat tumpang, denger2 sih kalo lewat tumpang lebih dekat jalurnya , tapi jalannya yang agak hancur . Kalo agan mau kesana , saran ane lewat probolinggo aja gan, jalannya lebih enak kalau lewat sana.
 
Sumber : Berbagai Sumber

Suasana Bali Di Pantai Indrayanti Gunungkidul Yogyakarta

Payung-payung dengan warna yang indah(Foto:Wendy S)
JavaMagazine (Gunung Kidul) - Gunung Kidul terkenal dengan banyaknya pantai yang masih perawan. Meski demikian, rupanya ada satu pantai di Gunung Kidul yang memiliki suasana ala Bali. Restoran dan cottage berjejer di sekitar pantainya. Inilah Pantai Indrayanti!
 
Pantai Indrayanti mempunyai konsep yang berbeda dengan pantai-pantai lain di Gunung Kidul, DI Yogyakarta. 


Meski sama-sama terdiri dari hamparan pasir putih serta batuan karang, namun Pantai Indrayanti mempunyai nuansa berbeda. Pengelola pantai mencoba memberikan sentuhan modern untuk menarik para pengunjung. Hal ini terlihat dari penataan lokasi pantai serta sarana yang disediakan di sana.

Restoran terlihat berjejer di sepanjang pinggir pantai begitu kita memasuki lokasi wisata. Payung-payung dengan warna yang indah terpancang pada tiangnya. Terlihat menghiasi pasir putih serta batu karang pantai Indrayanti. Konsep ini tidak ditemukan di pantai lain yang ada di Gunung Kidul.

Konsep modern lain yang ditawarkan pantai ini adalah fasilitas jet sky yang bisa disewa para pengunjung. Kita juga tidak bisa membuang sampah sembarangan di Pantai Indrayanti, sebab akan dikenakan denda sebesar Rp 10 ribu bagi yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Sehingga sepanjang pantai terlihat bersih dan tertata rapi.

Fasilitas lain yang ditawarkan pengelola pantai yaitu cottage yang berjumlah tujuh dan letaknya di sekitar pantai. Tempatnya nyaman, karena selama menginap kita dapat menikmati suasana pantai di malam hari. Untuk menginap di cottage yang disediakan, kita cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 300 ribu sampai Rp 650 ribu per malam.

Sedangkan restoran menyediakan menu sea food, ayam goreng, ayam bakar serta minuman berupa es kelapa muda yang segar. Harganya pun cukup murah, hanya Rp 10 ribu sampai Rp 100 ribu per porsi.

Nama Indrayanti berasal dari nama pengelola pantai. Pantai yang terletak di Kecamatan Tepus tersebut termasuk pantai bagian timur di Kabupaten Gunung Kidul. Pantai Indrayanti memang lagi fenomenal saat ini. Para wisatawan banyak yang datang dari DI Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.

Untuk menuju lokasi cukup mudah, karena jalannya sudah beraspal halus. Namun para wistawan disarankan membawa kendaraan sendiri karena di lokasi tidak ada angkutan khusus. Tiket masuk sebesar Rp 5 ribu, baik untuk mobil atau mini bus.

Pantai Indrayanti ini menarik, karena terdiri dari hamparan pasir putih serta batuan karang. Di mana terbentuknya melalui proses sampai ribuan tahun. Oleh karena itu, tidak rugi apabila menjadikan Indrayanti sebagai pilihan destinasi anda saat liburan kali ini. Suasana serba modern di sekitar pantai, mungkin membuat Anda merasa sedang di Bali.

Air Terjun 'Gila' di Lombok Nan Cantik

gbJavaMagazine (Lombok) - Lombok tak sebatas pantai-pantai atau pulau-pulau kecil. Lombok juga punya beberapa air terjun cantik yang mampu menghipnosis traveler. Salah satunya yaitu air terjun Sendang Gile yang memiliki arti, air terjun gila!

Lombok selalu menarik untuk dijelajahi. Di tiap kabupatennya, ada banyak objek yang bakal membuat traveler berdecak kagum. Seperti di Lombok Utara, ada air terjun Sendang Gile yang sangat unik.

Saya bersama rombongan Burufly berkesempatan mampir di air terjun Sendang Gile pada Rabu (3/7/2013). Letaknya berada di Kaki Gunung Rinjani, tepatnya di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Jarak dari tempat kami bermalam di Senggigi, membutuhkan waktu lebih dari 1 jam untuk tiba di objek wisata air terjun Sendang Gile. Tentu saja, kami semua lelah. Tak sampai di situ, kami masih harus berjalan kaki untuk tiba di air terjun Sendang Gile.

"Dari sini (pintu masuk), harus jalan sekitar 15 menit untuk ke Sendang Gile," ujar porter sekaligus warga asli suku Bayan, Agus kepada saya.

Setelah membayar tiket masuk, kami serombongan langsung bergegas menuju air terjun Sendang Gile. Beberapa peralatan kamera dibawa oleh porter. Para porter pun tak mematok harga, mereka dibayar secara sukarela.

Pertama, kami harus melewati jalanan menurun yang curam. Medannya berupa tangga-tangga yang kalau dihitung, mungkin ada ratusan. Untungnya, ada pegangan tangan yang sedikit bisa meringankan.

"Ini sih sudah bagus mas jalannya. Kalau dulu benar-benar turunan dan tidak ada tangga seperti ini," ujar Agus yang berjalan di sebelah saya.

Setelah jalanan menurun, kini kami harus mendaki. Stamina kami pun terkuras. Tak sedikit, dari kami yang bercucuran keringat dan menenggak air minum. Tapi di balik perjalanan melelahkan ini, banyak pepohonan hijau dan udara segar.

Saya pun berulang kali menyeka dahi dengan handuk kecil. Agus yang melihat saya, hanya tersenyum saja. Saya lantas bertanya tentang sejarah dan asal muasal air terjun Sendang Gile. Supaya, rasa lelah ini tak terlalu berasa.

"Sendang itu artinya teduh. Kalau Gile itu artinya gila," kata Agus.

Saya sedikit tersentak dengan perkataan Agus. Mengapa diberi nama gila? Apa ada kisah dibalik air terjun ini? Atau ada hal-hal mistis yang tak bisa diterima akal sehat di sini?

"Gila itu, mungkin karena jalanan menuju ke sana mas. Bayangin aja mas, orang-orang dulu kalau mau ke sana betapa sulitnya. Harus melewati hutan dan mungkin membuka jalur jalan," ungkap Agus.

Saya setuju dengan pernyataan Agus. Memang, perjalanan menuju air terjun Sendang Gile cukup berat. Setelah sekitar 15 menit lebih, ada suara deru air terjun. Akhirnya, Sendang Gile!

Menakjubkan, itulah kata-kata pertama yang keluar dari mulut saya setelah melihat air terjun Sendang Gile. Tinggi air terjun ini sekitar 30 meter. Alirannya cukup deras. Kalau diperhatikan, ada dua arus di air terjun Sendang Gile ini. Pepohonan yang menjulang tinggi membuat suasana di sini sangat teduh. Padahal, saat itu matahari sedang terik-teriknya, sekitar pukul 14.00 WITA.

Suara deru airnya mampu menenangkan hati. Tak hanya itu, ada pelangi yang terlihat di balik air terjun Sendang Gile. Pelanginya tersebut, seolah bonus dari air terjun ini.

Menurut Agus, beberapa masyarakat yang datang ke sini percaya bahwa mandi di bawah air terjun Sendang Gile banyak khasiatnya. Ada yang percaya bisa membuat kulit lebih halus atau menghilangkan penyakit. Tapi Agus, tak menjamin.

Perjalanan yang gila menuju air terjun Sendang Gile seolah terbayar impas. Inilah bukti kecantikan Lombok yang tak terbantahkan. Saya pun tergila-gila pada air terjun gila ini.

Pesona Ketep Pass

merapi dari jauhJavaMagazine (Magelang) - Magelang tidak hanya punya Candi Borobudur, masih ada Ketep Pass dan Air Terjun Kedung Kayang yang cantik. Bahkan di Ketep Pass, wisatawan bisa melihat pemandangan 5 gunung sekaligus.

Lokasi wisata alam Ketep Pass berjarak sekitar 30 km dari Candi Borobudur. Letaknya di puncak Bukit Sawangan, Magelang, Jawa Tengah. Ketep pass berada di antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Tempat ini merupakan obyek wisata khas gunung api khususnya Merapi.

Fasilitas yang disediakan di sana antara lain Ketep Vocano Center yang terdiri dari miniatur Gunung Merapi, contoh bebatuan letusan Gunung Merapi, poster Puncak Garuda serta beberapa foto aktivitas Gunung Merapi. Pengunjung juga bisa menyaksikan film mengenai sejarah Gunung Merapi dari tahun ke tahun yang berdurasi 25 menit di dalam Ketep Volcano Theater yang memiliki kapasitas 78 tempat duduk.

Selain itu, pengunjung dapat menikmati keindahan panorama 5 gunung sekaligus yaitu Gunung merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro dan Gunung Slamet di pelataran Panca Arga. Mereka bisa menggunakan teropong yang tersedia.

Di sana juga terdapat gardu pandang yang terdiri dari 2 gazebo untuk menikmati keindahan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Harga tiket masuk obyek wisata Ketep sebesar Rp 7.000. Fasilitas lain yang disediakan di sana juga terdapat restoran, musala serta areal parkir yang luas.

Selain Ketep Pass, pengunjung juga bisa menikmati obyek wisata Air Terjun Kedung Kayang yang terletak di Desa Wonolelo, sekitar 3 km dari Ketep Pass. Keistimewaan air terjun dengan ketinggian sekitar 30 meter ini terletak tepat di kaki Gunung Merap. Keindahan alam sekitar masih alami serta berbalut dengan udara sejuk khas pegunungan.

Pengunjung bisa menikmati air terjun dari dua jalur, dari jalur atas dan jalur area bawah air terjun. Untuk jalur atas, pengunjung berjalan sejauh 200 meter melalui anak tangga sampai tepi tebing. Tepat di tepi tebing, air terjun terlihat cukup kecil dan dari sanalah pengunjung bisa menikmati pemandangan Gunung Merapi.

Untuk menuju area bawah air terjun, pengunjung harus berjalan memutar sejauh 500 meter dengan menuruni ratusan anak tangga yang berganti menjadi jalanan tanah yang licin. Setelah itu, melewati area persawahan penduduk. Ketika tiba di tepi sungai, perjalanan dilanjutkan menyusuri bebatuan di sungai.

Namun, perjalanan yang cukup melelahkan untuk mencapai dasar Air Terjun Kedung Kayang terbayar dengan keindahan dan segarnya air terjun ini.

7 Pesona Keindahan Wisata Kediri


1. Gunung Kelud
http://coba-liat.blogspot.com/Wisata kawasan Gunung Kelud menawarkan pesona alam, petualangan, edukasi, dan kesehatan. Panjat tebing, berkemah, lintas alam, dan aktifitas outbound lain menjadi tantanga khusus bagi pecinta alam. Menikmati mandi air panas disamping penelusuran sejarah maupun edukasi kegunungapian yang menarik dari data sejarah yang di pos vulkanogi maupun pemutaran film di teater vulkanologi melengkapi sebagai pengalaman tak terlupakan.
2. Simpang Lima Gumul

http://coba-liat.blogspot.com/Inilah wilayah yang diproyeksikan sebagai pusat kota baru dan kawasan bisnis Kabupaten Kediri dengan monument menyerupai Le Arch dTriomphe-Perancis. Kawasan ini ramai setiap hari sebagai pusat pertunjukan seni dan event, olahraga, rekreasi, dan aktifitas keramaian. Terlebih lagi telah beroperasi sebuah waterpark yang semakin menguatkan kawasan ini sebagai pusat keramaian.
Monumen yang memiliki luas bangunan 804 meter persegi, ditumpu tiga tangga setinggi 3 meter dari dasar pura, dan tinggi 25 meter sehingga jika kita berada di atap monument dapat kita saksikan keseluruhan panorama Kediri dari atas dan proyeksi pengembangan kawasan perdagangan ini yang secara keseluruhan seluas 3 hektar. Di sisi-sisi Monumen Kediri terpahat relief-relief tentang sejarah Kediri hingga kesenian dan kebudayaan yang ada hingga sekarang.

3. Kediri Rafting

http://coba-liat.blogspot.com/
Kediri Rafting menyelusuri aliran deras Sungai Konto 6 km yang bermuara di Bendungan Selorejo Kab.Malang. Peserta akan disuguhi pesona air dan benntang alam sekitar sungai yang memukau, belum lagi batu-batu besar dan tebing disepanjang sungai yang menantang para jiwa muda untuk berpetualang dan merasakan akan sensasi mencoba hal yang baru.

4. Air Terjun Dholo
http://coba-liat.blogspot.com/
Bagaikan rekahan di tengah bongkahan zamrud hijau,Air Terjun Dholo mengalir deras di lebatnya hutan di salah satu lereng Pegunungan Wilis. Alam pegunungan yang indah dan udara segar bersama kicauan burung-burung liar membentuk suasana berbeda bagi yang sedang menginginkan menikmati indahnya Air Terjun Dholo. Lokasi ini sangat tepat sebagai lokasi aktifitas outbound dan sejumlah aktifitas lain misalnya berkemah.


5. Gereja Watu Pohsarang.
Kombinasi arsitektur Eropa-Katolik dan Majapahit-Jawa yang menakjubkan dari akulturasi agama, seni dan budaya yang tersi dalam bentuk gereja yang megah. Gereja ini sangat unik karena konstruksi dibuat dengan mengadopsi budaya local dengan proses akulturasi yang kuat. Desain interior dari bangunan utama yang berasal dari batu bata merah yang dibuat dengan system kosod, yaitu pemasangan batu tanpa semen. Gereja pohsarang terletak Desa pohsarang, Kecamatan Semen, sekitar 15km ke barat kota.

6. Kampung Inggris Pare
Dikenal sebagai Kampung Inggris di Indonesia, desa ini memiliki karakteristik yang unik sebagai lokasi lebih dari 100 tempat kursus bahasa Inggris. Terletak di Desa Tulungrejo, Kecamatan pare. Di sini, anda dapat menyaksikan kombinasi suasana desa sederhana dengan pola masyarakat yang relative tradisional dan sentuhan modern dalam bentuk siswa kursus yang mempraktekkan bahasa Inggris yang mereka pelajari dimanapun dan kapanpun. Hal ini membuat Kec.Pare lebih terkenal tidak hanya di Indonesia, melainkan juga di luar negeri, misalnya Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam.

http://coba-liat.blogspot.com/
7. Argowisata Sepawon Sensasi Kopi Luwak.
Argowisata Sepawon merupakan perkebunan wisata colonial Belanda yang berusia ratusan tahun. Wisatawan dapat mengunjungi penangkaran luwak hingga menjadi kopi termahal di dunia.
Argowisata Sepawon hanya berjarak setengah jam dari Gunung Kelud, penyusuran dapat dilakukan dengan menuju kesana melewati suasana pedesaan tradisional dan hamparan perkebunan nanas di sisi jalan. Bahkan ketika panen, kita dapat rehat sambil menikmati segarnya buah nanas dengan membeli langsung dari petani nanas.

Pilih Permata Yang Anda Sukai !

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 

Powered by Java Magazine