Presiden Sering 'Blusukan'

JavaMagazine (Jakarta) - Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparinga mengatakan, Presiden SBY akan lebih sering turun ke masyarakat melalui kegiatan sidak ke sejumlah tempat. Hal itu bertujuan memacu kinerja para menteri karena melihat secara langsung kondisi masyarakat.

“Presiden SBY akan memakai waktu terbaiknya dalam dua tahun ke depan untuk turun ke bawah. Tujuannya untuk memantau dan mengevaluasi implementasi kebijakan serta program aksi pemerintah pusat dan daerah. Interaksi langsung dengan warga diharapkan dapat memberikan informasi dari tangan pertama tentang pencapaian program, hambatan, dan hal yang perlu dilakukan untuk perbaikan,” katanya di Jakarta, Sabtu (5/1).

Menurut Daniel, Presiden SBY ingin memastikan dalam dua tahun ke depan mesin pemerintahan berjalan optimal untuk meningkatkan dampak dan manfaat program pemerintah. 

Gaya komunikasi publik Presiden juga akan lebih langsung dan tak berjarak. Selain itu, manajemen dan kepemimpinannya juga akan lebih berorientasi pada solusi di lapangan dan perbaikan kebijakan.

“Mungkin dapat disebut lebih agresif dan lebih interventif. Kegiatan seremonial dan protokoler akan sangat susut sepanjang 2013-2014,” ujarnya. 

Menurut dia, pada dasarnya SBY akan lebih sering di lapangan dan melakukan kunjungan incognito, yaitu kunjungan tanpa pemberitahuan.

“Walaupun akan menjadi tahun penuh keringat, Presiden SBY akan lebih tanpa beban, karena dia tidak sedang bersaing dengan siapa pun dalam Pilpres 2004. Jadi, dua tahun ini menjadi pertaruhan pribadi, karena menyangkut idealisme, kredibilitas kepemimpinan, dan akuntabilitasnya di depan rakyat. Bagi orang lain, dua tahun ini menjadi tahun politik, tapi bagi kami ini menjadi tahun dengan hari-hari yang panjang dan kurang tidur,” ujarnya.

Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Ari Dwipayana berpendapat, memang sudah saatnya Presiden SBY lebih banyak turun ke lapangan untuk melihat hasil kerja para pembantunya. Presiden harus memastikan bahwa para menteri fokus pada kinerja mereka, terutama yang berasal dari partai politik (parpol).

“Presdien memang sebaiknya lebih sering terjun ke lapangan, walaupun terkesan mendadak populis. Namun, itu yang hanya bisa dilakukan sekarang untuk memastikan semuanya berjalan,” ujarnya. (D3N).

0 komentar:

Posting Komentar

Pilih Permata Yang Anda Sukai !

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Java Magazine