Satpam Kantor Hatta Radjasa Diamankan Polda

JavaMagazine (Jakarta) - Polisi mengamankan lima petugas keamanan internal Kantor Koordinator Perekonomian, usai unjuk rasa kemarin di depan kantor tersebut di Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

"Sempat terjadi clash (selisih atau benturan) dengan pengamanan internal, sehingga polisi melerainya. Dari melerai itu ada salah paham, sehingga diamankan lima orang dan diperiksa di Polres Jakarta Pusat," ujar Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, hari ini.

Dikatakan Rikwanto, kronologi kejadian berawal ketika massa yang mengatasnamakan Front Komunitas Mahasiswa Bawah Tanah, menggelar aksi di depan Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat sekitar pukul 13.00 sampai 14.00.

"Jumlah massa hanya 10 orang, menggunakan lima unit kendaraan roda dua. Jadi yang disampaikan adalah tegakan hukum terhadap penanganan kasus kecelakaan (Rasyid Amrullah Rajasa, anak dari Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa), kemudian agak melebar dikatakan Hatta Rajasa tak mampu memimpin keluarganya, maka tidak mampu memimpin Indonesia. Unjuk rasa ini tanpa izin ya, tanpa pemberitahuan," terangnya. 

Rikwanto mengungkapkan, ketika massa orasi, sekitar pukul 14.00 WIB, tiba-tiba datang sejumlah orang dari gedung Menko Perekonomian dan langsung berdialog kepada massa. Lalu terjadi gesekan.

"Aksi itu pun dilerai polisi. Dengan adanya kejadian itu pihak security internal tidak puas dan memaki pihak kepolisian dengan kata-kata tidak pantas. Guna mencegah kericuhan meluas, polisi mundur dan pihak security internal kembali masuk ke kantor Menko Perekonomian. Selanjutnya, lima orang security internal diamankan ke Polres Jakpus," tandasnya.

Berikut nama-nama petugas keamanan internal yang diamankan: Ihsan Jauhari (33), Chairul Anwar (34), Jamaludin Fakaubun (34), Rahman Key (24), dan Mansur Hasyim (33).

0 komentar:

Posting Komentar

Pilih Permata Yang Anda Sukai !

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Java Magazine