Air Terjun Dan Pantai Yang Unik Dan Menawan di Yogyakarta

Posisi dari atas jalan setapak menuju Air terjun JoganJavaMagazine (Yogyakarta) Gunungkidul di Yogyakarta tak cuma punya deretan pantai yang cantik. Tapi juga objek wisata unik yaitu Air terjun Pantai Jogan. Di sini Anda tak hanya bisa bermain di pantai, tapi juga di air terjun. Asyik!
Siapa yang sudah tahu dengan eksotisme Air terjun Pantai Jogan di Gunungkidul, Yogyakarta? Mungkin ada beberapa yang tahu, tapi saya yakin untuk saat ini sebagian besar tidak mengetahui mengenai Jogan.
Karena letaknya jauh, dan agak terpencil, dan papan petunjuknya pun kecil. Kalau Anda tidak jeli, tidak akan terlihat loh. Ya, air terjun sekaligus Pantai Jogan terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
Pesona air terjunnya yang mengarah ke laut bisa membuat Anda berdecak kagum akan keajaiban Sang Pencipta. Di atas Air terjun Jogan, diapit oleh deretan pohon palma. Keindahan pantai ini juga dilengkapi dengan bebatuan yang eksotis.
Disamping itu, gua-gua kecil di Jogan pun menjadi ciri khas pantai ini. Untuk ke lokasi Air terjun Jogan, Anda harus berhati-hati. Karena jalan setapaknya masih dari tanah serta bebatuan dan sangat sempit. Anda harus berpegangan jika tidak ingin terjatuh. Saya saja hampir terpeleset..
Saya ke Pantai Jogan pada hari Minggu, bulan Maret 2013. Waktu tempuh perjalanan ke Jogan ini sekitar 2 jam dari pusat Kota Yogya (sekitar 70 km dari Kota Yogua). Saya dan teman berangkat pukul 08.00 sampai jam 10.00. Patokannya arah Pantai Siung (200 m dari barat Pantai Siung).
Untuk tiket masuknya satu orang Rp 3.000 sudah termasuk tiket masuk jika Anda masuk ke Pantai Siung, tinggal parkirnya bayar Rp 2.000. Waktu saya ke sana, hanya ada tukang parkir dan penjaga warung. Tidak terlihat wisatawan di sini.
Saya langsung berpikir, betul tidak ya ini tempat wisata? Kok sepi begini? Tapi saya penasaran, saya tanya tukang parkirnya.
"Maaf Pak, pantainya sebelah mana ya? Kok sepi ya?"
Bapaknya pun menjawab, "Oh iya memang di sini sepi mbak. Pantainya arah ke bawah lewat jalan setapak itu," katanya sambil mengarah ke bawah.
Saya sempat bertanya, apakah arahannya salah. Tapi ya sudahlah, saya coba jalan ke bawah dengan sangat hati-hati. Kira-kira berjalan kecil sejauh 10 meter, saya menemukan air terjun. Yippie! Kami langsung ganti baju dan bermain di sana. Bebas, seperti punya sendiri.
Sejenak saya merasa hening, hanya deburan ombak dan gemericik air terjun di sini. Rasanya tenang sekali. Air terjun Jogan tepat berhadapan dengan pantainya. Rasa air terjunnya tawar, tapi air lautnya asin. Di pantai ini kawan-kawan tidak dapat berenang, karena banyak bebatuan karang.
Berada di belakang air terjun dan di depan pantai, itulah posisi saya saat itu. Dari belakang terdengar suara air gemericik air terjun dan di depan terdengar suara deburan ombak Pantai Selatan. Saya tak habis mengucap syukur akan keindahan alam Sang Pencipta. Keren!

0 komentar:

Posting Komentar

Pilih Permata Yang Anda Sukai !

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Java Magazine